Antisipasi Banjir, Kapolres Sabang Tinjau Debit Air Di Waduk Paya Seunara

 

Tribratanewssabang– Kapolres Sabang, AKBP Erwan, SH, MH, memantau debit air di Waduk Paya Seunara, Kota Sabang. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan bencana banjir akibat meluapnya air bendungan saat musim hujan dengan intensitas tinggi/ deras.

Kunjungan Kapolres Sabang, AKBP Erwan didampingi Kapolsek Sukakarya Ipda Suryadi dan Kepala UPB (Unit Pengelola Bendungan) Paya Seunara Kota Sabang, Deddi Taprian ST, MT,  serta perangkat Gampong Paya Seunara meninjau dan monitoring debit air di Waduk Paya Seunara di Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

“Musibah bencana alam bisa terjadi kapan saja, tapi dengan antisipasi tentunya dapat meminimalisir korban jiwa,” kata Kapolres Sabang, Kamis (30/11/2023).

Kapolres Sabang AKBP Erwan melakukan peninjauan terhadap debit air dan memeriksa kesiapsiagaan petugas jaga pengendali alat pengatur debit air apabila mengalami kenaikan debit air atau dalam situasi siaga.

Kapolres Sabang AKBP Erwan juga menjelaskan “ Waduk Paya Seunara memiliki pintu air dan saluran pembuangan air namun ketika curah hujan yang tinggi, air yang melimpah dari waduk itu mengalir dan dapat membanjiri rumah-rumah warga setempat “.

“ Maka dari itu, kami berharap seluruh petugas yang berjaga di Waduk Paya Seunara ini untuk benar-benar memperhatikan kondisi volume air. Apabila kondisinya berada pada level rawan, segera informasi kepeda instansi terkait, termasuk kepolisian,” kata AKBP Erwan.

Dari hasil pemantauan langsung, kata Kapolres Sabang, debit air di Bendungan Waduk Paya Seunara masih dalam batas normal, ” ujarnya.

AKBP Erwan mengatakan kita harus siap siaga sehubungan sudah masuk pada musim penghujan dan semoga tahun ini tidak ada banjir yang melanda wilayah Kota Sabang.

“Kita berharap di musim penghujan ini tidak terjadi banjir. Kalaupun nanti ada, kami berharap masyarakat sudah siap siaga,” kata Kapolres Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Erwan agar selalu siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Persiapkan diri dan anggota keluarga dengan mulai mengenali risiko di sekitar, serta waspada terhadap bencana alam seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *